Senin, 27 November 2017

9 tips mencapai target penjualan

9 tips untuk mencapai target

Seorang sales diharuskan oleh perusahaan mencapai target penjualan. Terkadang seorang sales gagal mencapai target penjualan dan mendapat punishment dari pihak perusahaan. Namun jangan menyerah, ada 9 tips untuk Anda mencapai target penjualan

1. Perencanaan
Buatlah perencanaan yang matang dan tentukan tujuan yang jelas. Berapa omset yang ingin Anda capai? Bagaimana mencapainya? Langkah apa yang harus diambil?. Dengan mempunyai rencana dan tujuan yang matang maka Anda akan fokus pada langkah-langkah yang sudah direncanakan.

2. Cekatan

Saat ini persaingan sangat ketat dalam dunia bisnis. Agar mampu berkompetisi, maka Anda pun harus mampu mengikuti perubahan yang terjadi. Merespon cepat informasi yang masuk dan segera mengambil tindakan menjadikan Anda beberapa langkah lebih maju dibandingkan pesaing-pesaing Anda.

3.Bersaing
Aktivitas menjual tidak terlepas dari persaingan. Persaingan ini akan menjadi pendorong bagi sales untuk tetap memacu semangatnya secara maksimal, menerapkan langkah strateginya agar target terpenuhi.

4. Open minded
Seorang sales harus bisa memetakan kemampuannya sendiri, serta mengetahui kemampuan orang lain dan pesaingnya. Jika strategi yang biasa dilakukan dinilai tidak lagi efektif, maka tidak ada salahnya mempelajari strategi kompetitor dan menerapkannya dengan beberapa penyesuaian.

5. Kaya ide dan kreatif

Memiliki banyak ide kreatif dan menggunakannya dalam kegiatan penjualan adalah salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh seorang sales person untuk memenuhi targetnya. Melalui ide-ide kreatif tersebut maka seorang sales akan menunjukkan posisinya yang lebih menonjol daripada pesaingnya.
6.Networking
Profesi sales person juga kuat hubungannya dengan networking. Memiliki jaringan yang luas akan memberikan peluang yang besar untuk bertransaksi. Maka tidak ada salahnya bergabung dengan komunitas atau melibatkan pihak lain yang dapat membantu Anda menemukan potential prospect.

7. Tidak cepat puas
Ketika sales person berhasil melakukan closing, seringkali mereka terlena dengan keberhasilannya dan cepat puas. Padahal sales person tersebut tidak terlepas dari target penjualan. Maka setelah melakukan closing, Anda harus segera bergerak cepat untuk melakukan prospecting lagi. Yang perlu diingat adalah dengan menciptakan prospek atau konsumen baru maka Anda akan siap mengolah ‘ladang yang siap panen’.

8.Disiplin
Proses belajar tidak mengenal usia dan tempat karena pada dasarnya ilmu bisa didapatkan dari mana saja. Baik secara teori atau pengalaman. Sikap inilah yang harus dimiliki oleh seorang sales person. Disiplin dan memiliki kemauan yang besar untuk mau belajar akan meningkatkan kualitas diri seorang sales person dalam menghadapi perubahan yang cepat dan kompetitif.

9. Profesional

Fokus dan terus belajar secara konsisten dalam menjalani profesinya akan memberikan hasil yang maksimal.



                                                     chandra gilang pratama

tips bisnis

1 Atur diri sendiri

Jika Anda bisa mengatur diri Anda pada tahap awal, maka Anda pun akan mendapatkan jalan kemudahan menuju sukses. Organisir diri Anda sendiri, karena ini akan membantu saat menghadapi masalah di tempat kerja.
Sebaiknya biasakanlah membuat daftar pekerjaan yang harus dikerjakan dan cek daftar yang Anda tulis, periksa apa saja yang sudah Anda kerjakan. Dengan cara ini akan mudah mengelola pekerjaan Anda setiap harinya.

2. Jika mendapat masalah, catat secara rinci

Menyimpan catatan rinci setiap masalah seperti kesalahan saat transaksi, maka akan membantu Anda mengetahui bagaimana kondisi finansial dan apa potensi serta tantangan yang akan dihadapi.
Dari hal ini akan berkembang strategi bisnis yang bisa membantu mengatasi tantangan tersebut dan memberikan arah yang tepat untuk usaha Anda.

3. Perbaiki kesalahan


Saat masalah bisa dihadapi, jadikan itu sebagai pelajaran terbaik. Perbaiki kesalahan yang pernah terjadi. Satu hal lagi, jadilah unik, sebisa mungkin jangan meniru atau ikut-ikutan model bisnis dari orang lain, carilah sesuatu yang sangat berbeda. Karena dengan berbeda dari yang lain, maka Anda pun akan punya gaya sendiri dalam menyelesaikan permasalahan.


hal ini tentu saja memerlukan perencanaan yang baik dan keterampilan organisasi. Memiliki rencana bisnis yang terperinci dan menyeluruh memang sangat penting demi mengembangkan bisnis yang sedang dirintis.
Sebagai pengusaha, Anda pun harus punya gairah untuk tujuan bisnis Anda. Berikut tips membangun bisnis Anda menjadi sukses dan besar dikutip dari Groundreport:


Ukur kompetisi

4. Ukur kompetisi

Cara terbaik adalah mempelajari dan belajar dari pesaing Anda. Dalam rangka menghadapi pesaing, belajarlah untuk mengambil risiko yang telah diperhitungkan. Hal ini dapat membantu usaha Anda tumbuh, bahkan dari kondisi  paling buruk sekalipun, sehingga Anda pun akan mendapat beberapa pelajaran berharga.
5. Tetap fokus

Kebanyakan orang biasanya meninggalkan usaha saat sudah setengah jalan karena alasan mengalami kerugian. Hal ini akan berkesan bahwa Anda hanya menjalani bisnis dengan setengah hati.

Sebaiknya catatlah sesuatu hal yang bisa menghalangi fokus Anda, bahkan jika Anda menemukan kesulitan untuk membuat usaha Anda menguntungkan.
2 dari 3 halaman

Mengatasi peniru

6. Mengatasi peniru


Jika Anda berbisnis di barang-barang kreatif, kemungkinan besar bisnis tersebut bisa ditiru orang lain. Karenanya Anda harus cukup kuat untuk mempertahankannya. Salah satu rencana yang baik adalah mengikuti sistem 'inovasi yang berkelanjutan', karena dengan cara inilah peniru Anda tidak bisa mengejar inovasi yang Anda ciptakan.

7. Buat cadangan keuangan

Anda tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan uang tunai. Jadi bijaksanalah dengan segala pengeluaran dan simpan juga beberapa uang cadangan untuk hal-hal tak terduga, karena kondisi dan nasib buruk bisa saja datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu!
Untuk menciptakan sebuah bisnis yang sukses, Anda sebenarnya tidak harus benar-benar terlibat langsung dengan usaha tersebut, tetapi akan lebih baik jika memiliki inovasi yang berkelanjutan sambil tetap menyadari persaingan bisnis yang ada di sekitar Anda.



                                                                    chandra gilang pratama